Ø Manakah mungkin wanita
Yang jiwahnya lemah
Dapat memberontak
Orang yang mudah puas
Dengan yang ia peroleh
Jiwahnya pasti lemah
Jiwah yang lemah tidak mungkin lagi
Berani melawan”
Ø Tanyakan pada oranhg alim
Mungkinkah di hati yang suci
Ada kebohongan dan perselisihan
Jiwa yang lari dari kesucian
Cenderung pada kejahatan
Ø Demi jiwaku, jika dia menusuk hatiku
Kujadikan itu sebagai obat
Siapa yang menghargaiku, kumuliakan
Ø Dia tidak memberiku,
Dan aku pun tidak memintahnya
Kejarlah cita – citamu,
Namun jnngan kau lupakan kami
Jangan pulah karena kami
engkau melupakan cita – cita
esok, bisah saja engkau meninggalkan kami
tapi kami lebih suka engkau menepati janjimu
Ø Jika perasaan cintah membarah dihati
Akan kusiram dengan air yang sejuk
Tapi rasa dingin memagutku
Peluklah aku,
Wahai jiwa yang telah menggoyak hati
Ø Htiku merinduhuntuk berjumpa denganmu
Seperti meriinduhpada harapan yang tenggelam
Ø Wahai kekasih dambaan jiwa
Wahai pujaan hati
Wahai cahaya mata
Sang waktu telah menyakiti kaw dan aku
Sang malam boleh pudar
Namun cintamu akan selalu abadi di hatiku
Aku merasakan derita yang enkau rasakan
Dan ALLAH menjadi saksi bagi cinta sucimu
Penolongku saathari perhitungn nanti.
Ø Wahai kedua mataku,
Ambillah bekal dari sina wajahnya
Karna tak aka nada lagi
Untukmu setelah hai ini
Esok kau akan merasa amat lelah
Karena air mata telah menggumpal
Dan melimpah, mengalir deras
Setiap kali aku berpaling
Mataku hanya ingin memandang
Waajah sang kekasih
Tak ada lagi kudambakan selain dia
Ø Dalam kebodohan akuh mencelah orang bodoh
Namun aneh, perjalanan waktu mengubah segalanya
Setelah kupahami, aku sadar
Banyak jalan, menuju kesesatan dan petunjuk.
Namun aneh, perjalanan waktu mengubah segalanya
Setelah kupahami, aku sadar
Banyak jalan, menuju kesesatan dan petunjuk.

